I'm unique
25 desember 2011 … Sweet CHRISTMAS <33

Tidak munafik, aku sangat mengaharapkan kehadirannya saat itu. Dan benar saja… dia datang membawa senyuman & sapaan hangat. Mengenakan kaos hitam & jas hitam serta celana jeans, dia terlihat seperti dia. Akhirnya aku dapat melihatnya kembali.
Beberapa kali aku menangkap matanya sedang memperhatikan aku, ketika aku melintas dihadapannya, maupun aku sedang berada jauh darinya, dia berusaha mencari-cari aku. Entah aku harus senang atau tidak nyaman karena tatapannya yang membuat hatiku sakit. Tatapannya yang berkata, “mengapa kau meninggalkan aku? Aku sendirian, & kamu masih bisa menciptakan tawa diwajahmu. Kamu benar-benar orang jahat.”
Dan benar saja… dia mengucapkan kalimat yang menyayat hatiku, “sombong banget. Belagu banget. Dua kali kontak BBM gue dihapus. Bener-bener jahat lu nek. Kenapa lu gituin gue?”
Aku hanya tertawa & tidak berusaha untuk menjawab pertanyaannya. Dia kembali berkata, “nenek jangan giniin gue dong. Gue kesepian gak ada lo. Invite gue lagi dong.”
Aku dengan polosnya menanggapi perkataannya itu, “oh, lu masih butuh gue? Yaudah, berapa nomer hp lu?”
Katanya, “bukannya lu udah punya nomer hp gue?”
Aku pun menjawab, “ngga, udah gue hapus.”
Dia emosi & berteriak, “astaga nek, sampe nomer hp pun dihapus? Lu tega nek sama gue!! Tega lu!!”
Aku hanya diam & berusaha tidak menanggapi amarahnya. Ya begitulah dia. Dia yang egois, yang mementingkan kesenangannya sendiri. Tanpa tahu isi hatiku, tanpa peduli isi hatiku. Itulah dia!!!
Tubuhku gemetar, aku ketakutan, aku khawatir, aku sebentar lagi akan membuat beberapa orang kecewa karena sikapku ini. Aku kembali luluh karena laki-laki itu.
Perasaan ini, aku bingung bagaimana membuangnya. Terlalu banyak hal yang aku bagi bersamanya. Itu membuatnya sudah menjadi sebagian hidupku. Aku menyayanginya…

galau aaah ~

Tetesan air hujan di luar sana, membuatku teringat akan kenangan di masa lalu. Saat aku bersamanya. Saat aku ditemani olehnya dibawah derasnya air mata langit itu…
Tidak ingin munafik, tapi aku memang merindukannya. Aku… sangat merindukannya. Sampai aku ingin sekali menghubunginya & memanggil nama panggilan yang biasa aku ucapkan untuk memanggilnya, “jelek…” Aku rindu saat dia memanggilku dengan gayanya, “nenek…” Sapaan selamat pagi yang selalu dia lontarkan untuk mengawali pagiku, & sapaan selamat malam, selamat tidur untuk menutup hariku. Aku merindukan semua itu.
Rindu setiap perhatian yang ia berikan untuk menghangatkan hatiku yang beku. Setiap kata-kata manis nan munafik yang dia lontarkan padaku, aku merindukannya.
Ya… aku begitu paham maksudnya hanya ingin menghiburku. Hanya ingin membuatku bahagia. Hanya ingin… tidak mengecewakan aku yang sudah lama menyimpan rasa suka & sayang padanya.
Sudah lama… semenjak hari itu… semenjak aku sendiri yang memutuskan untuk mengakhiri hubungun per’sahabat’anku dengannya, aku menjadi gila sendiri. Aku menahan keras untuk tidak mengucapkan kalimat, “gue kangen dia,” atau, “gue sayang banget sama dia,” pada apapun, siapapun & dimanapun. Aku mematikan dagingku. Dan sejauh ini gue cukup amat sangat berhasil. Namun kali ini, entah mengapa rasanya aku ingin sekali memanggil namanya, bercerita & tertawa bersamanya…
Aku sangat merindukanmu, jelek… (⌣́_⌣̀)

Hi …

just wanna say, “Hello …” :D

fortheloveofk:

THE KING OF SELCA.


9 Favorites Pictures Of My Top 5 Biases - Changmin (DBSK)
Jay Chou - 迷失乡 (Mi Die Xiang) [Rosemary]
227 plays

spicytaco:

Jay Chou - Rosemary

(I love this album.)


30 days Bias Challenge  DAY 1: an edit of your bias in (2) DBSK&#160;» Changmin

30 days Bias Challenge  DAY 1: an edit of your bias in (2) DBSK » Changmin